Senin , 13 May 2013, 22:44 WIB

Tabita Kosmetik Bantah Produknya Berbahaya

Rep: Hafidz Muftisany/ Red: Mansyur Faqih
Kosmetik berbahaya
Kosmetik berbahaya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis kosmetik Tabita termasuk ke dalam 17 kosmetik yang mengandung bahan berbahaya. Pemilik usaha Tabita Kosmetik, Tri membantah produknya mengandung bahan berbahaya. 

Ia mengungkapkan produknya sudah ada tiruan dengan merek yang sama. "Produk saya tidak ada efek sampingnya," ujarnya kepada Republika, Senin (13/5).

Menurut dia, tidak ada konsumen yang komplain selama Tabita meluncur lima tahun lalu. Bahkan ia melabeli produknya dengan peringatan 'Awas Barang Tiruan' agar konsumen tidak tertipu. "Harganya dengan yang asli juga beda," katanya.

Namun Tri mengakui pemakaian produknya akan menimbulkan gatal-gatal dan pengelupasan kulit selama 10 hari. "Tapi mengelupasnya tipis-tipis." Ia mengganggap hal tersebut wajar dalam proses pemutihan kulit. "Tidak boleh pakai produk lain selama pakai Tabita," ungkapnya.

Tabita, katanya, dapat memutihkan kulit dalam pemakaian dua pekan. Tri menjelaskan konsumennya bahkan datang dari Malaysia dan Singapura. Kebanyakan memesan via online dan puas dengan produk yang dikeluarkan.

Sebelumnya BPOM merilis produk Tabita Daily Cream, Tabita Nightly Cream mengandung merkuri. Produk Tabita Skin Care Smooth Lotion dirilis BPOM mengandung hidrokinon yang berbahaya. "Tujuh belas kosmetik berbahaya ini merupakan hasil temuan BPOM sejak Januari hingga Maret 2013," kata Kepala BPOM Lucky S Slamet.