Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Istana: Pengamanan Gedung Setneg Sudah Standar

Kamis, 21 Maret 2013, 23:48 WIB
Komentar : 0
Widodo S. Jusuf/Antara
Julian Aldrin Pasha

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebakaran yang terjadi di kantor Sekretariat Negara (setneg) membuat pengamanan di sekitar gedung tersebut superketat. Semua orang yang tak memiliki tanpa pengenal khusus kepresidenan dilarang masuk ke halaman kantor lokasinya berdekatan dengan Istana Negera itu. 

Juru bicara kepresidenan Julian Aldrian Pasha mengatakan, pengamanan yang dilakukan sebetulnya sudah sesuai protap. "Ini standar untuk pengamanan objek-objek vital. Gedung yang terbakan ini berdekatan dengan Istana Negara," ujar Julian, Kamis (21/3). 

Menurutnya, pengamanan yang dilakukan tidak berlebihan dan proprosional. Kantor setneg, menurutnya, meski bukan Istana namun sangat berdekatan. Ketatnya pengamanan juga dimaksudkan untuk membantu petugas keamanan dan pemadam kebakaran agar bisa bekerja dengan lebih cepat dan tanggap sebagaimana diharapkan.  "Jadi ini tidak berlebihan," kata dia. 

Julian menambahkan, tak ada istilah tanggap darurat dengan terjadinya kebakaran di Kantor setneg tersebut. "Pemadaman api di gedung dilakukan dengan segera, ya tentu saja. Karena ini gedung penting, bukan hanya tempat berkantornya mensesneg tapi juga banyak dokumen-dokumen penting," kata Julian. 

Terkait dokumen, Julian memastikan tidak ada yang terbakar. Sebelum api makin meluas, katanya, semua dokumen penting sudah dievakuasi dan diamankan. 

Api melahap lantai tiga kantor Mensesneg sekitar pukul 17.10 WIB. Belum ada kepastian resmi, penyebab kebakaran tersebut.

Reporter : Andi Nur Aminah
Redaktur : Mansyur Faqih
594 reads
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ruang Kerja Sudi Silalahi Aman

Gerindra Pertanyakan Keamanan Gedung Setneg

'Perusahaan BUMN Paling Banyak Langgar Aturan 'Outsourcing''