Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Menkeu Optimistis Target Penerimaan Pajak 2013 Tercapai

Kamis, 21 Maret 2013, 14:35 WIB
Komentar : 0
Yudhi Mahatma/Antara
Menteri Keuangan Agus Martowardoyo

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Menteri Keuangan Agus Martowardojo optimistis target penerimaan pajak pada 2013 sebesar Rp 1.042,2 triliun dapat tercapai, walaupun penerimaan pajak tahun lalu tidak mencapai target yang ditetapkan dalam APBN-Perubahan 2012.

"Tahun 2013 kita belum pulih sepenuhnya dan tantangan ini cukup berat, namun dengan komitmen tinggi dan kerja keras serta langkah reformasi birokrasi, insya Allah target tersebut bisa tercapai," ujarnya dalam memberikan sambutan acara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2012 oleh Presiden dan Wakil Presiden di Jakarta, Kamis.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono menyampaikan SPT tersebut bersama dengan para pimpinan lembaga tinggi negara dan pejabat negara dari Kementerian Lembaga lainnya.

Agus mengatakan target tersebut dapat dicapai melalui beberapa langkah strategis yaitu dengan penyempurnaan perundang-undangan dalam perpajakan untuk memperluas basis pajak dan penguatan hukum, perbaikan sistem PPN menuju penerapan sistem online dan pemanfaatan pasal 35A UU KUP agar wajib pajak menyampaikan data terkait perpajakan.

Kemudian, upaya strategis lain adalah melakukan program ekstensifikasi melalui sensus pajak nasional, penerapan pajak berbasis risiko serta penyempurnaan aspek perpajakan internasional dalam rangka pencegahan penghindaran pajak melalui renegoisasi tax treaty.

Agus mengakui penerimaan pajak tahun lalu tidak tercapai karena adanya perlambatan ekonomi global menyebabkan perlemahan pertumbuhan ekspor yang berakibat defisit neraca perdagangan, selain faktor fluktuasi harga komoditas.

Namun, ia mengatakan penerimaan pajak yang menyumbang 70 persen pendapatan negara telah meningkat tiga kali lipat sejak tahun 2005 dan ini merupakan tantangan bagi pemerintah agar target tersebut dapat optimal setiap tahun.

"Penerimaan pajak merupakan sumber utama pembiayaan negara yang kontribusinya lebih dari 70 persen dari seluruh pendapatan negara. Pertumbuhannya bahkan di atas tingkat pertumbuhan nominal PDB sehingga tax rasio juga terus meningkat," ujarnya.

Untuk itu, Agus memberikan apresiasi kepada para pejabat lembaga tinggi negara dan Wajib Pajak yang patuh dalam menyerahkan SPT secara rutin setiap tahun, serta Ditjen Pajak yang memberikan kemudahan penyampaian SPT.

"Saya melihat sosialisasi bahwa kewajiban untuk membayar pajak harus terus dilakukan, dan saya berterimakasih karena Presiden dan pimpinan lembaga negara hadir untuk meyakinkan agar masyarakat membayar pajak dengan patuh," ujarnya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
439 reads
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Tiga Naskah Supersemar di ANRI tidak Otentik

ANRI: Arsip Negara Boleh Dibuka Setelah 25 Tahun