Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Putra Sulung SBY Masih Betah di Dunia Militer

Rabu, 20 Maret 2013, 23:42 WIB
Komentar : 0
ANTARA
Mayor Inf. Agus Harimurti Yudhoyono dan 345 Prajurit Brigade Infanteri Lintas Udara (Brigif Linud) 17 Kostrad dalam Pembukaan Perayaan Ulang Tahun Emas 50 tahun Perjalanan Konservasi WWF di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mayor (Inf) Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan saat ini masih berkonsentrasi dalam karier militer. Ia belum mengetahui apakah akan menempuh jalur politik seperti yang dilakukan oleh ayahnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan adiknya Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

"Saya memilih karier militer bukan tanpa alasan, melihat figur ayah dan kakek dan keluarga besar menjadi perwira sukses di TNI, itu yang semakin menyemangati diri saya untuk menjadi perwira. Insya Allah saya di militer secara profesional dan bisa berikan kontribusi yang positif, dan militer kita tengah menata diri menjadi profesional," kata Agus di Jakarta, Rabu (20/3)malam.

Agus menyampaikan ia belum bisa menjawab pertanyaan apakah akan terjun ke bidang politik atau tidak. Ia belum mendapat bayangan masa depannya di luar kehidupan militer.

"Ke depan bagaimana saya belum bisa menjawab apa pun saya fokus meniti karir ini, saya tidak ingin mengecewakan orang tua (bertugas sebagai perwira TNI dengan baik)," ujar Agus.

Menjawab pertanyaan mengenai sejumlah isu yang tengah menerpa adiknya, Ibas, Agus mengatakan, sebagai kakak ia memberikan semangat pada adiknya untuk menghadapi ujian hidup tersebut dan mengatakan pelajaran hidup belum tentu didapatkan di bangku sekolah formal.

"Saya mencoba memberi simpati karena kami sejak kecil bila ada kesenangan kegembiraan selalu dibicarakan bersama. Mudah-mudahan ada solusi yang baik, saya selaku anak selalu support orang tua dan sebagai kakak saya rasakan apa yang Ibas rasakan, saya selalu katakan ini sekolah kehidupan," kata Agus.

Redaktur : Citra Listya Rini
Sumber : Antara
5.508 reads
Hati orang yang sudah tua dapat menjadi lupa akan usianya bila ia terlalu mencintai hidup dan harta bendanya(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

LPNU Tuding Kartel Bawang Disengaja