Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Muhammadiyah: Perdamaian Palestina, Jangan Berharap pada Obama!

Rabu, 20 Maret 2013, 21:14 WIB
Komentar : 0
AP Photo/Charles Dharapak
Barack Obama

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Yunahar Ilyas menegaskan kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke Palestina memang memberi nilai positif, tapi tidak untuk perdamaian di sana.

Yunahar mengingatkan, sekalipun Presiden AS dijabat oleh Obama, negeri Paman Sam hanyalah negara yang tidak mampu lepas dari tekanan lobi Israel. Jadi, kalau ada sikap mendua terkait konflik Palestina-Israel bukan sesuatu yang mengherankan.

"Jangan terlalu berharap banyak kepada Amerika, sekalipun presidennya Obama," kata Yunahar kepada Republika di Jakarta, Rabu (20/3).

Pada banyak momentum, AS selalu ada dibelakang Israel. Bahkan, dalam beberapa konflik yang menyebabkan peperangan, AS justru mendukung Israel. 

Namun, kunjungan Obama ke Palestina tidak dipungkiri tetap ada artinya. Terlebih jika kunjungan itu memberi suntikan ekonomi bagi masyarakat Palestina.

"Justru dunia Islam melalui OKI harus meningkatkan tekanannya pada Amerika untuk mengimbangi lobi Israel," ujar Yunahar.

Hal itu sangat diperlukan agar AS lebih serius dan adil mendukung kemerdekaan Palestina. Bukan lagi selalu berada dibalik negara Israel. Saat ini memang harus diakui tekanan lobi Yahudi sangat kuat untuk AS.

Reporter : Agus Raharjo
Redaktur : Citra Listya Rini
1.048 reads
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Semarang Ikut Bursa Tujuan Relokasi TPT Jabodetabek

Polri: Demi Allah, Densus 88 Tak Dibiayai Asing!

Pengamat ITS: Jatim Lebih Siap Terima Relokasi TPT