Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Krisis Bawang Belum Berakhir

Rabu, 20 Maret 2013, 17:08 WIB
Komentar : 0
asadal.co.uk
Bawang putih bisa membantu menyehatkan payudara

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta --- Peneliti khawatir krisis bawang akan mencapai puncak dalam waktu dua bulan. Penyebabnya, kebanyakan petani telah menjual bibit bawang karena dihargai mahal.

Menjual bibit bawang dinilai lebih menguntungkan dibandingkan menjual hasil panen yang harganya fluktuatif. "Belum tentu harga bawang saat mereka panen tetap tinggi," ujar peneliti dari Badan Litbang Kementerian Pertanian Suwandi kepada Republika, Rabu (20/3).

 

Harga bibit bawang saat ini dijual sekitar Rp 35 ribu per kilogram. Sementara itu, dalam kondisi normal harga bawang merah dihargai sekitar Rp 12 ribu per kilogram.

Selisih keuntungan yang cukup besar membuat petani berlomba menjual cadangan bibit bawang yang ada saat ini.  Jika krisis ini benar terjadi, maka Indonesia sangat bergantung pada pasokan bawang impor. 

Terkait tingginya harga bawang, Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta terlibat aktif menstabilkan harga. PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) bersama Bank Rakyat Indonesia menganggarkan Rp 1,7 trilun, untuk menjaga harga bawang putih dan kedelai  ditingkat petani. 

Direktur PT. RNI Ismed Hasan Putro mengatakan pihaknya mempunyai gudang untuk mengamankan pasokan bawang putih dan kedelai di sentra produksi. Ia berpendapat  tingginya harga bawang putih bersifat sementara.

"Meski harga sekarang turun tidak ada jaminan ke depan bahwa harga akan stabil," ujar Ismed ditemui di kantor RNI di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

 

Reporter : Meiliani Fauziah
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
754 reads
Jauhkanlah diri kamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan, (hati)(HR Muttafaq Alaih )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Menyusul Dera, Bayi Dara Meninggal Dunia

DPP Partai Demokrat Siapkan KLB

Ibas Dikabarkan Akan Datang ke Polda Metro