Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Meutia Hatta Perkenalkan Budaya Indonesia di Serbia

Rabu, 20 Maret 2013, 13:57 WIB
Komentar : 0
Antarafoto
Meutia Hatta Swasono.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pakar ilmu antropologi dari Universitas Indonesia, Meutia Hatta Swasono memperkenalkan budaya Indonesia pada Seminar Budaya Internasional di Universitas Beograd, Serbia.

"Indonesia sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya dengan sekitar 745 etnis dan sub-etnis memiliki keunikan budaya sendiri," ujar Meutia Hatta saat tampil sebagai salah satu pembicara pada 'Culture: In Quest of a New Paradigm' di Universitas Beograd, Republik Serbia.

Sekretaris III KBRI Serbia, Ariana Yulianti mengatakan Meutia Hatta menyebutkan Indonesia kaya dengan berbagai warisan budaya yang turut menciptakan identitas nasional bangsa.

Pemaparan tersebut mendapat perhatian khusus dari kalangan akademisi di Beograd, khususnya dari Ibu Negara Serbia, Dragisa Nikolic yang memberikan waktu dan perhatian khusus bagi kehadiran salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu di Beograd.

Seminar dihadiri akademisi internasional dari berbagai paham ilmu itu sebagai langkah mencari paradigma baru dalam pemahaman kebudayaan berbagai bangsa dan negara. Meutia mengatakan dengan keragaman budaya dan etnis tersebut, Indonesia dapat memimpin jalan menuju persahabatan dan kerukunan antara sesama di negara-negara lain untuk menciptakan perdamaian dan hidup berdampingan di antara komunitas dan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia ketujuh itu juga menjelaskan tentang kehidupan rakyat Indonesia yang multikultur, dimana budaya tersebut menjadi pedoman masing-masing anggota etnis dalam menjalankan kehidupan.

Dikatakan Meutia, keberadaan Pancasila sebagai dasar Negara sebagai perwujudan aspirasi dan pemersatu rakyat Indonesia untuk senantiasa berada di satu atap Negara Indonesia.

Kehadiran Meutia pada seminar disambut gembira dan hangat kalangan akademisi universitas. Mereka berharap dimasa mendatang dapat dilaksanakan kembali kegiatan serupa untuk lebih mempererat hubungan kerja sama di bidang pendidikan kedua negara.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
1.081 reads
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda