Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Koak Kiau Terancam Punah karena Kicauannya

Selasa, 19 Maret 2013, 21:10 WIB
Komentar : 0
www.leesbird.com
Philemon buceroides

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Populasi burung koak kiau (Philemon buceroides) di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, terancam punah. Hal tersebut akibat maraknya perburuan liar yang dilakukan masyarakat.

Fungsional Pengendali Ekosistem Hewan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB, Tri Endang Wahyuni, Selasa, mengatakan pihaknya pernah melakukan monitoring populasi koak kiau di Kerandangan, Kabupaten Lombok Barat.

"Dari hasil monitoring populasi tersebut, kami menemukan hanya lima hingga 10 ekor di Kerandangan,'' katanya. ''Kalau dulu, setiap pagi terdengar kicauan burung yang biasanya bertelur di pohon kelapa itu.''

Tri mengatakan semakin berkurangnya populasi jenis satwa tersebut karena banyak ditangkap dan dijual di pasar burung. "Jenis burung tersebut diburu karena suara kicaunya cukup menarik," katanya.

Populasi burung koak kiau tersebar antara lain di Pulau Moyo dan kawasan Gunung Tambora serta Kecamatan Jereweh di Pulau Sumbawa. Selain melakukan pengamanan kawasan konservasi, Balai KSDA NTB juga memantau peredaran satwa liar yang masuk maupun keluar dari NTB.

''Kami sudah berupaya mengawasi peredaran satwa liar dilindungi baik di pelabuhan laut, terminal maupun bandar udara (bandara). Namun, tidak menutup kemungkinan ada yang lolos,'' kata Tri.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
484 reads
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...