Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

KPPU Dukung Bulog Kontrol Harga Bawang Putih

Senin, 18 Maret 2013, 18:56 WIB
Komentar : 0
Pekerja menyusun bawang putih impor saat bongkar muat di Pasar Induk Kramat Jati,Jakarta,Senin (10/12). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) mendukung usulan keterlibatan BUMN pangan seperti Bulog untuk mengendalikan harga bawang akibat pasokan yang terhambat.

"Kami dukung kalau Bulog ikut mengimpor bawang putih untuk mengendalikan harga. Gunanya agar spekulan kapok dan gigit jari," kata Komisioner Ketua Bidang Pengkajian KPPU Munrokhim Misanam dalam jumpa pers mengenai kenaikan harga bawang puith di Jakarta, Senin.

Menurut Munrokhim, usulan Menteri BUMN Dahlan Iskan patut diapresiasi asalkan nanti sistemnya terarah dan benar-benar bertujuan untuk mengendalikan harga bawang putih. Dia juga mengatakan jika terjadi kenaikan harga, BUMN pangan seperti Bulog bisa melakukan operasi pasar sebagai upaya stabilisasi harga.

Dia juga menilai kebijakan pembatasan impor sejumlah produk hortikultura aneh karena produksi bawang putih lokal tidak sampai 10 persen dari total kebutuhan nasional.
"Dalam pandangan saya agak lucu saat bawang putih yang produksinya tidak lebih dari 10 persen dari total kebutuhan, dilepas begitu saja," katanya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengusulkan agar Bulog dan RNI untuk ikut mengimpor bawang guna menambah pasokan sebagai upaya mengendalikan harga komoditas yang belakangan ini meroket.

Usulan itu, menurut Dahlan, keluar karena dinilainya izin impor bawang hanya diberikan kepada pihak swasta. Setelah solusi jangka pendek dapat diatasi dan harga bawang kembali normal, Dahlan akan melakukan koordinasi dengan BUMN pertanian untuk bekerja sama dengan petani mengatasi persoalan jangka panjang soal ketersediaan pasokan bawang untuk masyarakat.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
712 reads
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: Jadilah. Lalu jadilah ia. (QS.Al-Baqarah [2]:117)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Taufiq Kiemas: Serbia Tawarkan Kerja Sama Industri Militer