Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ironis, Kenaikan Harga Bawang Tak Menguntungkan Petani

Minggu, 17 Maret 2013, 20:58 WIB
Komentar : 0
Yasin Habibi/Republika
Bawang putih

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) menegaskan kenaikan harga bawang tak memberi keuntungan kepada para petani. Kenaikan ini justru lebih menguntungkan pedagang dan importir.

''Dalam catatan, inilah harga tertinggi yang pernah ada untuk bawang. Sayangnya kenaikan harga ini tak dapat dinikmati petani bawang karena sebagian besar sudah berada di tangan pedagang,'' kata Said Abdullah, manager Advokasi dan Kampanye KRKP, dalam siaran pers yang diterima ROL di Jakarta, Ahad (17/3).

Ayib, demikian Said Abdullah biasa disapa, mengatakan meroketnya harga bawang ini karena ketersediaan barang yang berkurang. Ia menyinyalir karena produksi yang belum optimum pada sentra produksi.

Merujuk pada data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Ayib melihat produksi bawang merah telah mengalami penurunan. Pada 2011 angka produksi tersebut telah melorot 14 persen dari tahun sebelumnya menjadi 893 ribu ton.

Sebaliknya untuk volume impor, kata Ayib, yang terjadi malah kenaikan. Pada periode yang sama tersebut, lanjutnya, impor bawang naik dari 73 ribu ton menjadi 156 ribu ton.

''Para pelaku pasar (pedagang dan importir) inilah yang memainkan pasokan bawang di pasar untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya,'' ujarnya.

Reporter : M Akbar
Redaktur : Heri Ruslan
1.977 reads
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Wow, Profesor Jepang Minati Hubungan Komik dengan Wayang