Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hatta Rajasa Bantah Naikan Harga BBM di April

Sabtu, 16 Maret 2013, 19:26 WIB
Komentar : 0
Antara/Puspa Perwitasari
Hatta Rajasa

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Pemerintah tidak akan menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, April nanti. Meski pun, pemerintah terus melakukan pembahasan terkait hal itu. 

"Enggak lah, kita memang sedang membahas itu. Tetapi membahas itu bukan berarti lantas bisa dikatakan mau ada kenaikan harga," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa di Ungaran, Jawa Tengah, Sabtu (16/3).

Masalah BBM bersubsidi, jelasnya, tengah dibahas dengan hati- hati. Ia juga mengaku terkait BBM ini telah meminta semua pihak untuk hati- hati dalam membicarakannya.

"Sudah sering saya katakan, kalau ngomong ini harus hati- hati. Nanti malah menimbulkan keresahan masyarakat," ungkapnya.

Karena, tambah dia, semua harus dikaji dengan baik. Termasuk dampaknya terhadap inflasi, daya beli bahkan kekuatan fiskal bangsa ini. 

"Semua harus dihitung," tegasnya.

Reporter : Bowo Pribadi
Redaktur : Mansyur Faqih
2.205 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Indonesia Butuh Impor 25 Ribu Ton Bawang

Hatta Rajasa: Pemerintah Enggan Gegabah Mengimpor Bawang