Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Indonesia Butuh Impor 25 Ribu Ton Bawang

Sabtu, 16 Maret 2013, 19:20 WIB
Komentar : 0
Pekerja menyusun bawang putih impor saat bongkar muat di Pasar Induk Kramat Jati,Jakarta,Senin (10/12). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), Juwari menyatakan Indonesia setidaknya butuh tambahan impor bawang merah sebanyak 25 ribu ton/bulan untuk mengisi kekosongan stok hingga Mei 2013.

"Kebutuhan nasional bawang merah setidaknya mencapai 32.800 ton/bulan, sementara untuk bulan ini kita hanya memiliki stok 8.000 ton. Periodenya memang begitu, Februari-Mei stok memang kurang," katanya di Semarang, Sabtu (16/3).

Karenanya, Juwari menaytakan harga bawang merah di pasaran sekarang melonjak karena tidak ada barang. Sementara petani juga tidak memiliki stok, sehingga tidak ada permainan dalam melonjaknya harga bawang merah.

"Saya sudah mengecek, tidak ada (permainan). Memang barangnya (bawang merah) tidak ada, di petani juga sudah habis. Nanti, mulai Mei-Desember stok bawang merah akan melimpah karena panen," sebut Juwari.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
1.408 reads
Harta itu lezat dan manis, siapa yang menerimanya dengan hati bersih, ia akan mendapat berkah dari hartanya tersebut(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Hatta Rajasa: Pemerintah Enggan Gegabah Mengimpor Bawang