Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Bertemu Pemred Media, SBY Janji Buatkan Nasi Goreng

Jumat, 15 Maret 2013, 21:45 WIB
Komentar : 0
IST
Presiden SBY.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden SBY bersedia menjadi tukang nasi goreng saat bertemu sekira 20 pemimpin redaksi media massa. SBY mengaku punya resep rahasia nasi goreng dari kampung halamannya, Pacitan.

Janji membuatkan nasi goreng untuk para pemred itu dilontarkan SBY saat menjamu para pemred di Istana Negara, Jumat (15/3). Pertemuan tersebut berlangsung cair. Pembicaraan yang berlangsung tak melulu soal serius, bahkan, Presiden SBY berencana mengundang para pemred untuk bercengkrama di Istana Bogor atau Istana Cipanas beberapa waktu ke depan.

"Saya buatkan nasi goreng. Resep khusus," katanya saat menerima para pemred di Istana Negara, Jumat (15/3).

SBY menjelaskan keistimewaan nasi goreng buatannya terletak pada bahan yang digunakan. Nasi goreng tak seluruhnya berisi nasi putih tetapi dicampur dengan tiwul, semacam singkong yang diolah dan biasanya menjadi pengganti nasi.

Tiwul memang menjadi salah satu makanan pokok pengganti nasi dan penduduk Pegunungan Kidul seperti Wonogiri, Gunung Kidul, dan warga Pacitan sering mengkonsumsinya. 

"Resepnya 3/4 nasi, campur 1/4 tiwul. Bumbunya cuma bawang, garam, dan cabai yang komposisinya pas," ungkap SBY.

Ini bukan kali pertama Presiden SBY menyinggung tentang nasi goreng buatannya. Saat kunjungan ke Hungaria beberapa waktu lalu, ia bahkan sempat mengatakan ingin menjadi tukang nasi goreng saat pensiun sebagai presiden nantinya.

Lebih jauh Presiden SBY menyatakan pertemuan dengan media rutin dilakukan. Tak harus dalam situasi formal, pertemuan itu nantinya akan disetting lebih santai. Bisa diselingi dengan nyanyi bersama atau bahkan bermain salah satu permainan favorit SBY yakni bola voli.

Sayang, SBY sudah mewanti-wanti tidak ikut serta jika permainan voli benar-benar dilakukan. Sebab, tim dokter sudah mengingatkan agar presiden tidak loncat-loncat. "Padahal kan voli harus smash. Tapi saya dilarang dokter," imbuh pria 63 tahun ini.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Karta Raharja Ucu
927 reads
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu(QS.Al-Baqarah:45)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda