Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kementan-Kemendag Sepakat Sederhanakan Izin Impor

Jumat, 15 Maret 2013, 16:26 WIB
Komentar : 0
Bawang putih impor di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (10/12). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Perdagangan menyepakati untuk melakukan penyederhanaan perizinan impor bawang putih dengan dilakukan di bawah satu atap.

"Kaitan dengan perizinan, sudah ada kesepakatan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan bahwa proses perizinan akan dilakukan satu atap. Apakah secara fisik dalam satu kantor atau dalam bentuk online," kata Menteri Pertanian, Suswono di Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat.

Upaya itu dilakukan menyusul kenaikan harga dua komoditas, bawang merah dan bawang putih yang meroket di luar kendali dan mulai mencemaskan masyarakat.

Menurut dia, kesepakatan tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian persoalan bawang putih, baik dari sisi pasokan maupun harga.

"Kami akan laporkan dulu di Kementerian Perekonomian untuk diputuskan modelnya seperti apa, setelah itu baru kita sampaikan ke Presiden," katanya.

Mentan berharap dengan peraturan satu atap tersebut, impor bawang putih ke depannya benar-benar dilakukan oleh importir terdaftar (IT). "Yang penting IT itu diberikan kepada pelaku importir yang sesungguhnya, sehingga tidak ada jual beli kuota. Itu penegasannya, sehingga proses lebih cepat," katanya.

Suswono menyatakan, rencananya Jumat sore ini pihaknya bersama Menteri Perdagangan akan menemui Menko Perekonomian Hatta Rajasa sekembalinya dari lawatan ke luar negeri.
"Intinya perizinan yang lambat dan tak efisien akan direvisi," kata Mentan.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
650 reads
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

ASH Tuding Kartel Bawang Putih Mainkan Harga

Pertemuan SBY-Para Jenderal Sempat Sebut Nama Capres

Incar Perampok, Polisi Malah Tangkap Teroris