Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pertemuan SBY-Para Jenderal Sempat Sebut Nama Capres

Jumat, 15 Maret 2013, 16:11 WIB
Komentar : 0
Antara/Widodo S. Jusuf
Julian Aldrin Pasha

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan para mantan jenderal sempat menyinggung beberapa nama yang dijagokan untuk menjadi calon presiden mendatang.

Juru bicara presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan beberapa nama yang dimaksud adalah nama-nama yang sering didengar di media massa dan merujuk pada hasil survei tertentu.

“Meskipun tidak dibahas secara khusus, sempat disinggung bahwa ada beberapa nama yang sementara ini dianggap masuk nominasi capres sebagaimana halnya diketahui pula oleh masyarakat,” katanya, Jumat (15/3). Ia mengatakan siapa pun berkepentingan dan memiliki perhatian untuk menerawang siapa yang akan menduduki kursi RI-1 ke depan.

Menurutnya, hal tersebut sebagai bentuk perhatian perlu adanya kesinambungan kepemimpinan negara dan bangsa. “Karena bagaimana kita semua berkepentingan terhadap kesinambungan kepemimpinan negara dan bangsa ini, siapapun yang akan memimpin kita sebagai Presiden,” katanya.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Dewi Mardiani
555 reads
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Incar Perampok, Polisi Malah Tangkap Teroris

Garuda Tambah Armada untuk Umrah

Dewan Dorong Kemendikbud Dipisah