Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

SBY: Tidak Ada yang Aneh Dalam Pertemuan Para Pemred

Jumat, 15 Maret 2013, 12:56 WIB
Komentar : 0
Presiden SBY

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumpulkan sekitar 20 pemimpin redaksi sejumlah media dikumpulkan di Istana Negara. Dalam sambutannya, Presiden SBY sudah menekankan tidak ada yang aneh dengan pertemuan, yang diistilahkan SBY ‘mahawartawan’.

“Kalau bicara wartawan yang hadir ini maha-wartawan. Ada siswa mahasiswa, guru-mahaguru. Nah, ini sudah maha-wartawan. Jadi tentu tidak ada yang tidak transparan, tidak ada yang aneh dari pertemuan ini,” katanya, Jumat (15/3).

Ia bahkan mengatakan pertemuan serupa di masa depan dimungkinkan untuk lebih sering dilakukan. Menurutnya, inspirasi untuk mengadakan pertemuan lebih sering didapatnya ketika kunjungan kerja ke Jerman dan Hungaria beberapa waktu lalu. Kritikan pers selama ini terhadap pemerintahannya bisa diterima. Tetapi, ia pun berpikiran untuk secara berkala melakukan pertemuan dengan media.

“Saya kepikiran mengapa tidak kita bikin secara berkala agar komunikasi lebih baik diantara saya, wapres, dan semua yang terkait beserta pemimpin media masa,” katanya. Dalam pertemuan itu, SBY menjelaskan pemerintah ingin membuat demokrasi dan kesejahteraan dan hubungan internasional menjadi lebih baik.

Media, lanjutnya, memiliki peran. Pemred, lanjutnya berkontribusi dalam semua ranah termasuk melakukan kontrol sosial, mewadahi aspirasi rakyat dan mengomunikasikannya, ikut mencerdaskan bangsa, dan menghadirkan etika dan nilai-nilai demokrasi. “Saya kira dengan komitmen, visi dan misi yang sama itulah diperlukan,” katanya

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Dewi Mardiani
1.228 reads
'Ketahuilah, sesungguhnya bahwa malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung.(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Giliran Pemimpin Redaksi Media Dikumpulkan SBY

Ibu Hamil dan Bawa Balita Dapat Dispensasi Urus Paspor