Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pedagang Makanan Gundah Gulana Lihat Harga Bawang

Kamis, 14 Maret 2013, 22:19 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya Pradana Putra
Pedagang mengambil bawang putih impor dari Cina untuk ditimbang di Pasar Senen, Jakarta, Rabu (13/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Harga bawang putih dan bawang merah yang melonjak tajam membuat pedagang makanan resah. Mereka mengaku dirugikan akibat lonjakan harga itu.

Yani, pengusaha rumah makan padang di Pasar Bendungan Hilir mengaku tidak mengurangi takaran bumbu pada masakannya, meskipun saat ini harga bawang merah dan bawang putih sedang tinggi. Sebab, ia tidak mau menurunkan kualitas rasa makananya.

Sementara, ia juga tidak menaikkan harga makanan. Akibatnya, keuntungan yang didapat dari berjualan semakin berkurang. "Kita ambil untung dikit saja, kalau harga naik nanti pembeli kabur," ujar dia kepada Republika, Kamis (14/3).

Menurut Yani, dalam sehari, warung padangnya bisa menghabiskan 10 kilogram bawang merah dan lima kilogram bawang putih.

Yanto, pedagang soto ayam di Pasar Bendungan Hilir, bahkan berencana menaikkan harga makanannya mulai minggu depan. Hal itu dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga bumbu utama dalam masakannya. "Ya paling kita naiknya Rp 1.000," ujar dia.

Yanto sendiri mengaku biasa menggunakan bawang merah dan bawang putih kualitas nomor satu, yang harganya saat ini sudah naik tiga kali lipat.

Berdasarkan pantauan Republika di Pasar Bendungan Hilir Jakarta Pusat, harga bawang merah saat ini berada di kisaran harga Rp 60 ribu per kilogram. Padahal harga normalnya adalah Rp 20 ribu. Sementara harga bawang putih sudah menembus angka Rp 70 ribu per kilogram, padahal biasanya di kisaran Rp 20 ribu per kilogram.

Reporter : Halimatus Sa'diyah
Redaktur : Djibril Muhammad
1.635 reads
Pulanglah pada istrimu, bila engkau tergoda seorang wanita (HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Pemerintah Incar 250 Titik Migas Baru

Indonesia Perlu Sistem Ekonomi Berbasis Teknologi

DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Penimbun Bawang