Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ini Dia Solusi Meroketnya Harga Bawang Putih

Kamis, 14 Maret 2013, 19:13 WIB
Komentar : 0
Antara/Ismar Patrizki
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -– Persoalan meroketnya harga sejumlah komoditas pangan membuat pemerintah akan mengkaji peraturan yang selama ini seringkali dipertentangkan antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, mengatakan salah satu solusinya dengan membuat sistem izin impor holtikultura satu atap. “Solusinya mensatu-atapkan perolehan izin impor itu ke depannya,” katanya usai rapat kabinet terbatas bidang ekonomi di Kantor Presiden, Kamis (14/3).

Menurutnya, ke depan proses perolehan rekomendasi dan juga izin impor harus diubah. Sebab, sekarang ini ada izin impor dari Kemendag tetapi juga harus dipadukan oleh perolehan rekomendasi teknis dari Kementan.

“Alangkah baiknya kalau kedua itu bisa digabung seperti apa yang sudah dilakukan di lembaga pemerintahan lainnya seperti di BKPM. Itu kan satu pintu jadi ada beberap alangkah untuk kepentingan yang sama itu dilakukan di satu pintu atau di bawah satu atap,” katanya.

Ia mengatakan, terkait komoditas yang harganya melonjak, yakni bawang merah dan bawang putih, pemerintah akan mengambil sikap dan mempresentasikannya kepada Menko Perekonomian pada Jumat (15/3). “Pokoknya semangat menyelesaikan apapun yang mencemaskan masyarakat selama ini dalam beberapa hari ke depan,” katanya.

Disebutkan pula, pihaknya pasti akan berkomunikasi dengan Mentan, Suswono terkait hal tersebut. Finalnya, keduanya akan mempresentasikan kepada Menko Perekonomian. Ketika itu selesai, maka akan langsung dilaporkan ke presiden.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Dewi Mardiani
1.795 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Orangutan Minta Perlindungan Presiden

NU: Putusan MK Jadikan Pemilukada Efisien