Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Ribuan Ton Bawang Putih yang Mangkrak Terancam Dimusnahkan'

Kamis, 14 Maret 2013, 16:51 WIB
Komentar : 0
Pekerja menyusun bawang putih impor saat bongkar muat di Pasar Induk Kramat Jati,Jakarta,Senin (10/12). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penumpukan ratusan kontainer bawang putih di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dinilai akibat masalah administrasi perizinan.

Sebanyak 394 kontainer bawang putih atau sekitar 13.395 ton tertahan di pelabuhan karena tidak dilengkapi RIPH dan surat persetujuan impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan. Ratusan kontainer ini pun tidak disertai surat dari Lembaga Penyurvei Indonesia (LSI).

Direktur Domestik Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian Srie Kuntarsih mengatakan, idealnya, tidak boleh ada produk hortikultura yang masuk pelabuhan sebelum RIPH keluar.

Berdasarkan peraturan Menteri Pertanian No. 60 tahun 2012, keberadaan produk impor hortikultura yang masuk ke pelabuhan tanpa dokumen akan diberikan tenggat waktu 14 hari untuk melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

Jika importir mampu melengkapi dokumen sesuai tenggat waktu yang ditetapkan, maka produk tersebut boleh masuk. Sebaliknya,  tindakan penolakan dan pemusnahan produk bisa dilakukan jika importir melewati tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah.

"Pemerintah harus tegas, sesuai peraturan seharusnya di re-ekspor," ujar Wakil Ketua Gabungan Importir Hasil Bumi Indonesia (GISIMINDO) Bob. B. Budiman.

 

 

Reporter : Meiliani Fauziah
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
2.114 reads
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Importir: Ada Kartel Permainkan Harga Bawang Putih