Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Minimalisasi Kecelakaan, Perlu Dibangun Jalan Berkeselamatan

Rabu, 13 Maret 2013, 19:07 WIB
Komentar : 0
Kecelakaan bus (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jalan berkeselamatan perlu dibangun untuk meminimalkan tingkat kecelakaan, kata Direktur Jendral Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto.

Jalan berkeselamatan merupakan jalan yang desainnya meminimalkan kecelakaan. Memiliki rambu-rambu lalu lintas yang mudah dibaca pengendara.

Djoko mengatakan untuk jalan yang sudah ada akan diuji kelayakan fungsi jalannya. Di antaranya, aspek teknis seperti kekerasan jalan dan struktur bangunan pelengkap.

"Jika ada jalan yang masih perlu diperbaiki, maka akan diberi catatan yang harus ditindaklanjuti dengan perbaikan,” katanya saat Rapat Dengan Pendapat dengan Komisi V di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu, (13/3).

Sedangkan lokasi rawan kecelakaan, terang Djoko, akan diverifikasi apa penyebab seringnya terjadi kecelakaan di area tersebut. Lalu diupayakan untuk diperbaiki berdasar data tabrakan yang ada.

Berdasarkan verifikasi jalan pada 2009 hingga 2012, kata Djoko, pihaknya sudah menemukan 176 lokasi rawan kecelakaa. Masing-masing lokasi akan ditindaklajuti. Salah satunya, menutup drainase yang terbuka sebab drainase tersebut sering mencelakakan pengendara motor.

Reporter : Dyah Ratna Meta Novi
Redaktur : Karta Raharja Ucu
612 reads
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Ini Tanggapan Ombudsman Soal Keluhan SBY