Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kapolri: TNI-Polri Masih Terus Usut Kasus Mapolres OKU

Minggu, 10 Maret 2013, 18:18 WIB
Komentar : 0
Republika/Prayogi
Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo berbicara pada rilis akhir tahun 2012 di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (28/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengak segera menyelesaikan proses hukum pelaku yang terlibat dalam pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (Oku), Sumatera Selatan (Sumsel) Kamis (7/2) lalu.
 
Menurut Kapolri Jenderal Timur Pradopo, sampai saat ini proses tersebut masih berkutat di pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). “Jadi kita tunggu dulu hasil pemeriksaan di lokasi baru bisa bicara soal proses hukum,” katanya di Jakarta Ahad (10/2).
 
Timur mengatakan, hasil sinergi tim invsetigasi Polri-TNI diharapkan dapat membuahkan hasil dalam waktu yang singkat. Ia menyebut kasus ini bahkan sampai membuat masing-masing kepala institusi anggota yang bertikai turun tangan.

“Jelas harus cepat. Tapi kami harus tunggu dulu hasil penyelidikan yang hingga kini masih berlanjut,” ujarnya.

Reporter : Gilang Akbar Prambadi
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
1.468 reads
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ingin Tahu Kaittan Bahasa dan Kode Etik Jurnalistik? Ikuti Seminar Ini