Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Umat Islam Jadi Sasaran Terorisme yang Direkayasa Asing?

Minggu, 10 Maret 2013, 14:00 WIB
Komentar : 0
AP
Densus 88 Polri

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Sebenarnya terorisme tidak ada, tapi diciptakan, kata Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Dr Muhammad Muindinillah Basri.

"Terorisme yang ada saat ini, merupakan terorisme yang diciptakan. Mulai dari Poso, Bali. Itu semua rekayasa yang diciptakan asing," tegasnya saat menghadiri acara pendeklarasian DSKS di Masjid Mujahidin, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsasi, Kota Solo, Jumat (8/3) kemarin.

Dari rekayasa itu, lanjut Muindinillah, umat Islam menjadi sasaran dan dicap sebagai teroris. "Tahu-tahu orang Islam ditangkap, ditembak mati, tanpa tahu salahnya apa, dan tanpa melalui proses peradilan. Entah itu dijebak atau bagaimana. Namun, umat Islam kemudian dicap sebagai teroris," tutur Basri.

Untuk itu, DSKS menuntut pembubaran Densus 88. "Kami ikut menuntut dan mendukung pembubaran Densus 88," sebut Bisri menegaskan.

Reporter : Edy Setiyoko
Redaktur : Karta Raharja Ucu
2.456 reads
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

'Densus 88 Pesanan Asing'

Tokoh Umat Islam Deklarasikan Dewan Syariah Solo

Mutilasi Buntut Pemberitaan Media