Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Densus 88 Pesanan Asing'

Minggu, 10 Maret 2013, 13:51 WIB
Komentar : 0
AP
Densus 88 Polri

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Sehari usai dideklarasikan, Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) bersuara lantang. Lembaga yang dideklarasi di Masjid Mujahidin Solo ini, menuntut pembubaran Detasemen Anti Terorisme (Densus) 88.

DSKS mendukung gagasan Ketua PP Muhammadiyah, Prof Dien Syamsudin, ihwal desakan untuk mengevaluasi keberadaan Densus 88. Karena, selama ini aktivitas antiterorisme itu cenderung melanggar HAM (Hak Azasi Manusia). Karenanya, Kapolri perlu membubarkan Densus 88.

Ketua DSKS, Dr Muhammad Muindinillah Basri menilai pembentukan Densus 88 merupakan pesanan pihak asing. "Realitasnya di lapangan banyak kesalahan dalam penanganan terorisme. Meski kami menentang terorisme, dalam arti terorisme yang hakiki," ujarnya.

Sejumlah tokoh umat Islam, akademisi, serta perwakilan dari kepolisian, mendeklarasikan berdirinya sebuah lembaga bernama Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS).

DSKS dideklarasikan di Masjid Mujahidin, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsasi, Kota Solo, Jumat (8/3) kemarin. Lembaga ini didukung perwakilan dari sejumlah elemen dan organisasi masyarakat Islam, kalangan akademisi, dan unsur kepolisian.

Reporter : Edy Setiyoko
Redaktur : Karta Raharja Ucu
2.892 reads
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Tokoh Umat Islam Deklarasikan Dewan Syariah Solo

Mutilasi Buntut Pemberitaan Media