Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Inilah Kota yang Kejam pada Perempuan

Sabtu, 09 Maret 2013, 10:05 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supriyanto
Ilustrasi KDRT

REPUBLIKA.CO.ID, Pada tahun 2011 Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan membeberkan hasil survei kasus kekerasan terhadap perempuan. Provinsi Jawa Timur menempati urutan kedua dengan 24.555 perempuan yang menjadi korban kekerasan.

Seorang konselor di lembaga Pusat Perlindungan Wanita dan Anak Kotamadya Surabaya, Ayuningdyah Tika, menceritakan pengalamannya menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan.

“Seorang ibu rumah tangga, korban KDRT selama bertahun-tahun, dia menyimpan ini tidak mau melapor sampai suatu hari suaminya melempar mangkuk berisi kuah bakso panas, mengenai matanya, sobek dan sekarang korbannya mengalami cacat permanen,'' ujarnya seperti dilansir situs radioaustralia.

Tapi menurut Tika, peningkatan jumlah kekerasan yang dilaporkan ini juga merupakan pertanda meningkatnya keberanian dan kesadaran korban kekerasan untuk melapor.

“Awalnya  kasus-kasus seperti ini tidak tahu harus diadukan ke siapa... Dengan adanya program dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan, pelan-pelan para wanita korban KDRT ini muncul, entah atas dasar gak kuat atau berani atau putus asa atau apapun.”

Anna Angelina punya pengalaman buruk. “Surabaya kalau dikategorikan sebagai kota yang aman bisa dibilang tidak... Saya sendiri mengalami hampir dirampok, dan waktu itu di depan saya ada cowok, tapi malah saya yang jadi targetnya. Mungkin karena saya cewek jadi dianggap lebih lemah “

Anna mengaku pernah menjadi korban jambret di hadapan umum, dan tidak ada seorang pun yang menolong dia. Bantuan dari polisi juga, dari pengalamannya saat itu, dianggapnya sangat terbatas.

“Saya ke polisi waktu itu, tapi sayangnya gak terlalu ditanggepin, cuma dibuatin laporan apa aja yang hilang. Sama sekali gak ditanyain, ‘kamu gak apa-apa?’ atau ‘apa ada yang luka’. Gak ada kepedulian sama sekali terhadap korban.”

Redaktur : Endah Hapsari
2.711 reads
Janganlah kamu memberi makanan yang kamu sendiri tidak suka memakannya.((HR. Ahmad))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Kasus Pemicu Pembakaran Mapolres Sudah Masuk Kejaksaan

SBY Minta Hasil Kunjungan Kerja Ditindaklanjuti

Calon Golkar Kalah Terus, Ini Analisisnya