Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tidak Takut Sanksi, RI Lanjut Kerja Sama dengan Iran

Sabtu, 09 Maret 2013, 07:14 WIB
Komentar : 0
Republika/Yasin Habibi
Menteri BUMN Dahlan Iskan

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Negara BUMN Indonesia, Dahlan Iskan menggarisbawahi tekad Jakarta untuk melanjutkan kerja samanya dengan Iran yang berlawanan dengan sanksi Barat terhadap Tehran atas program energi nuklirnya.

Indonesia tidak takut akan sanksi dan akan melanjutkan kerjasama dengan Iran, kata Dahlan Iskan, yang didampingi Duta Besar Iran untuk Indonesia Mahmoud Farazandeh seperti dilansir IRIB.

Dahlan memuji Iran atas kemajuannya meskipun menghadapi sanksi berat Barat dengan merujuk prestasi Tehran selama beberapa tahun terakhir sebagai bukti fakta ini.

Dahlan juga memuji terobosan Iran dalam teknologi canggih yang telah mendorong perusahaan-perusahaan internasional untuk menjadi pelanggan utama produk Iran.

Di lain pihak, Duta Besar Iran untuk Jakarta, Mahmoud Farazandeh, menyebut Indonesia sebagai bangsa sahabat, revolusioner dan saudara seraya menekankan bahwa pemerintah Iran dan Indonesia selalu berusaha untuk meningkatkan hubungan timbal balik yang berdasarkan pokok-pokok tersebut.

Redaktur : Endah Hapsari
6.018 reads
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: Jadilah. Lalu jadilah ia. (QS.Al-Baqarah [2]:117)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...