Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mapolres OKU 'Ngungsi' ke Gedung Juang Baturaja

Jumat, 08 Maret 2013, 21:28 WIB
Komentar : 0
ist
Kantor Mapolres OKU Dibakar Tentara

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG --- Lantaran Mapolres Ogan Komering Ulu (Polres OKU), Sumatra Selatan, dibakar kini markas polres untuk sementara harus pindah. Untuk sementara markas Polres OKU mengungsi di Gedung Juang Baturaja.

"Dari pertemuan tadi, Bupati OKU mengizinkan kita menggunakan Gedung Juang Baturaja yang belum dimanfaatkan. Mulai besok (Sabtu) semua satuan sudah siap. Begitu juga dengan satuan Lantas," kata Wakapolda Sumatra Selatan Brigjen Polisi M. Zulkarnain, Jumat (8/3).

Saat ini, Zulkarnain mengatakan yang terpenting menunjukkan kalau sudah tidak ada masalah. Jadi, kata dia, jangan lagi takut untuk menjalankan tugas. 

"Malam ini sudah diinstruksikan sudah mempersiapkan fasilitas untuk penempatan bangunan sementara di Gedung Juang. Mulai besok Polres OKU sudah bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memerlukan," ujar Zulkarnain. 

Sebagaimana diberitakan sejumlah media, Mapolres OKU, Sumatra Selatan, dibakar sekelompok anggota TNI pada Kamis (7/3) sekitar pukul 07.30 WIB. Disebutkan, massa dari kelompok TNI berjumlah 95 orang.

Reporter : Maspril Aries
Redaktur : Citra Listya Rini
725 reads
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Mendikbud Bilang UN SD Mungkin Dihapus

Aksi Longmarch Peringati Hari Perempuan Sedunia

UN SD Tetap Tiga Mata Pelajaran