Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

NU: Kemenag Belum Bertaji Selesaikan Konflik Agama

Jumat, 08 Maret 2013, 19:44 WIB
Komentar : 0
Logo Kemenag

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Marsudi Syuhud menilai Kementerian Agama belum menunjukkan kiprahnya menyelesaikan konflik-konflik agama di Indonesia.

Selama ini menurut Marsudi kementerian yang dipimpin Suryadharma Ali itu belum terlihat tajinya. Bahkan, Kemenag terkesan kalah pamor dengan ulama atau organisasi masyarakat Islam untuk urusan menyelesikan konflik agama.

"Belum banyak kelihatan kiprahnya," kata Marsudi melalui pesan singkatnya pada ROL, Jum'at (8/3).

Padahal, Marsudi berpendapat Kemenag membayar banyak petugas penyuluh agama di Indonesia. Namun, sampai sekarang peran mereka kurang didengar masyarakat.

Menurut Marsudi, persoalan utamanya lantaran petugas penyuluh kurang menyatu dengan masyarakat. Padahal, petugas penyuluh agama bertanggungjawab menjaga dan menyelesaikan konflik agama di masyarakat.

"Mending anggaran itu di tasyarufkan untuk atau kepada ustaz atau guru yang kredibel di daerahnya," tegas Marsudi.

Kemenang menyebar 60 ribu penyuluh agama di seluruh Indonesia. Setiap penyuluh agama, diwajibkan membina dua masjid dan dua majlis ta'lim.

Reporter : Agus Raharjo
Redaktur : Karta Raharja Ucu
725 reads
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Kemendikbud Diblokir, Ribuan Penerima Beasiswa Terancam 'Drop Out'

Habibie: Polri Seharusnya di Bawah Mendagri

Kemenhan Setuju Polri di Bawah Kemendagri