Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

PKS: Agus Marto Kurang Klop Jadi Gubernur BI

Jumat, 08 Maret 2013, 16:12 WIB
Komentar : 0
Republika/Yasin Habibi
Wakil Ketua DPR, Sohibul Iman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nama calon tunggal gubernur BI Agus Matowardoyo terus dipertimbangkan oleh fraksi di DPR.

PKS mengaku akan memproses pencalonan Agus karena nama tersebut yang disodorkan presiden. "Kita akan berusaha obyektif memproses Pak Agus," ungkap Wakil Ketua DPR dari PKS Sohibul Iman saat berkunjung ke Republika, Jumat (8/3).

Sohibul menyebut kegagalan Agus saat fit and proper test 2008 silam memang sebuah fakta. Namun PKS, ujar Sohibul akan obyektif menilai portofolio seorang Agus yang sudah menjadi menteri keuangan. "Dulu beliau murni seorang bankir, sekarang pengalamannya di Kemenkeu tak bisa dipinggirkan," ujarnya.

Menurut Sohibul, berbekal pengalaman sebagai Menkeu Agus punya modal dalam bidang makro. "Walaupun fiskal bukan moneter." Sohibul juga memberi catatan, saat ini kewenangan BI banyak beralih di OJK termasuk perbankan. "Jadi kurang klop sebenarnya tapi kita akan proses," ungkapnya.

Redaktur : Hafidz Muftisany
2.276 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Gerindra: TNI dan Polri Harus Kikis Ego Sektoral

Tiga Solusi Tekan Anggaran Bocor Ala Sohibul Iman

Basrief Arief Minta Para Jaksa Sadar Diri