Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kementan Didesak Segera Keluarkan Kuota Impor Hortikultura

Kamis, 07 Maret 2013, 23:18 WIB
Komentar : 0
Pekerja menyusun Bawang Putih impor saat bongkar muat di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (10/12).

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta -- DPR meminta Kementan segera menuntaskan pengaturan impor hortikultura. Karena sementara pemerintah belum memutuskan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH), harga komoditas melambung tinggi di pasaran. 

Misalnya saja bawang yang telah mencapai harga Rp 40 ribu per kilogram (kg). "Jangan sampai masalah kuota mengganggu level harga," ujar Ketua Komisi IV DPR M Romahurmuzy kepada Republika, Kamis (7/3). 

Ia mengusulkan, sebaiknya bawang putih tidak dimasukkan dalam komoditas impor yang dibatasi kuota. Karena sampai saat ini pertanian domestik tidak mampu memproduksi bawang putih. 

Menurutnya, kuota impor cukup untuk mengatur komoditas yang bisa dihasilkan pertanian domestik. Hasil panen juga harus dimasukkan ketika membuat kebijakan terkait komoditas hortikultura. Artinya, kuota impor harus dibatasi jika memang hasil panen berlebih. 

Desakan yang sama juga diajukan oleh petani. Saat ini harga bawang di tingkat petani sudah mencapai Rp 20 ribu per kg. Harga ini akan semakin tinggi di tingkat pedagang dan konsumen. 

"Jangan heran kalau di pasar mahal," ujar Ketua Umum Dewan Bawang Nasional (DBS) Sunarto, Kamis (7/3).

Reporter : Meiliani Fauziah
Redaktur : Mansyur Faqih
848 reads
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Kemenag Menjawab JK: Banyak Peran Tak untuk Popularitas

Jumhur: Sulit Melindungi TKI yang Menjadi PLRT