Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Lion Air Bangun Hanggar di Batam

Rabu, 06 Maret 2013, 22:00 WIB
Komentar : 0
Yogi Ardhi/Republika
Pesawat Lion Air

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Maskapai Swasta Nasional, Lion Air memilih Bandara Internasional Hang Nadim Batam sebagai basis penerbangan untuk wilayah barat Indonesia.

Untuk mendukung hal tersebut, Lion Air mulai membangun Hanggar di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada bagian kiri terminal kargo lapangan terbang yang dikelola oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam tersebut.

"Pembangunannya sudah dimulai. Sudah ada tiga blok hanggar yang mulai dibangun," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Rabu.

Suwarso mengatakan, maskapai Lion Air berencana membangun enam blok hanggar yang akan mampu menampung 12 pesawat tipe Boeing 737-900ER dengan lahan seluas empat hektare.

"Lion mendapatkan alokasi lahan 16 hektare. Namun yang dibangun baru sekitar empat hektare yang merukan alokasi lahan lama," katanya.

Pemilihan Batam sebagai lokasi hanggar Lion untuk wilayah Barat, dikarenakan fasilitas yang terdapat di Bandara Hang Nadim Batam sudah memadai seperti landasan pacu terpanjang di Asean sehingga mampu didarati pesawat-pesawat berukuran besar.

"Letak geografis Batam yang berdekatan dengan Singapuran serta merupakan kawasan Free Trade Zone (FTZ) menjadi faktor penentu juga dipilihnya Hang Nadim Batam," katanya.

Pembangunan hanggar, kata dia, juga untuk menekan biaya operasional perawatan yang dikeluarkan seluruh pesawat Lion yang ada. Selama ini untuk melakukan perawatan dan sebagainya masih menumpang di hanggar milik maskapai lain yang membutuhkan biaya yang lebih besar.


Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
1.597 reads
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda