Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Dua Hari Lagi Pendaftaran SNMPTN Ditutup

Rabu, 06 Maret 2013, 16:03 WIB
Komentar : 0
Antara
Pendaftaran SNMPTN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua hari lagi pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ditutup. Sekretaris Umum Panitia SNMPTN, Rochmat Wahab menuturkan pendaftaran SNMPTN akan ditutup Jumat (8/3) pukul 22.00 WIB.

Rochmat mengatakan, hingga Rabu (6/3) pukul 14.33 jumlah pendaftar PDSS SNMPTN mencapai 1.792.105. Sebanyak 700.971 di antaranya sudah melakukan daftar ulang. 

"Dari 700.971 yang sudah daftar ulang 643.095 diantaranya sudah difinalisasi. Dari yang sudah difinalisasi, 565.578 sudah direkomendasi," katanya ketika dihubungi, Rabu (6/3).

Menurut Rochmat pendaftaran PDSS SNMPTN tidak akan diperpanjang lagi. Perpanjangan waktu kemungkinan akan diberikan pada tahap finaslisasi dan rekomendasi. 

"Untuk waktunya sampai berapa lama akan diberitahu," katanya.

Reporter : Fenny Melisa
Redaktur : Mansyur Faqih
5.222 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Kabareskrim: Densus 88 Bubar, Teroris Menang

Kabareskrim: Densus 88 Bubar, Teroris Menang

Gangguan Pendengaran Akan Dimasukkan Jamkesmas