Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Dahlan Iskan Pertahankan Karen Agustiawan di Pertamina

Selasa, 05 Maret 2013, 10:24 WIB
Komentar : 0
Yogi Ardhi/Republika
Karen Agustiawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menyatakan akan mempertahankan Karen Agustiawan sebagai Direktur Utama PT Pertamina.

"Pengangkatan perpanjangan sementara jabatan Karen Agustiawan diputuskan melalui RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) Pertamina, Rabu (27/2)," kata Dahlan usai Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Jakarta, Selasa (5/3).

Menurut Dahlan, surat pengangkatan perpanjangan sementara sudah dibuat dengan jangka waktu yang tidak ada batasnya.

Sesuai masa tugasnya, Karen yang mulai menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina pada Februari 2009. Dia akan mengakhiri masa tugas pada 5 Maret mendatang.

"Kita pertahankan Karen, karena yang bersangkutan memiliki kinerja bagus dalam memimpin perusahaan sekelas Pertamina," tegas Dahlan.

Ia menambahkan, keputusan mempertahankan Karen juga diambil karena kinerja keuangan Pertamina yang semakin membaik. Yaitu dengan laba bersih Rp 25,89 triliun pada 2012.

"Pencapaian laba Pertamina tahun buku 2012 itu merupakan yang tertinggi dalam sejarah perusahaan. Pertamina belum bisa mengalahkan Petronas, Malaysia, tapi bagus ada peningkatan kinerja," katanya.

Alasan lainnya, lanjut Dahlan, Pertamina memiliki rencana bisnis yang harus dicapai dalam jangka pendek dan menengah. Sehingga membutuhkan figur yang bisa menangani program-program tersebut.

"Indonesia mempunyai target lifting minyak sebesar 800 ribu barel per hari. Sehingga perlu ditangani oleh manajemen yang mampu menjaga stabilitas agar target tersebut tercapai," ujarnya.

Redaktur : Mansyur Faqih
Sumber : Antara
1.445 reads
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Potongan Tubuh di Tol Halim Diduga Wanita

Korsel Batalkan Pembuatan Jet Tempur Bersama Indonesia?