Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

73,5 Persen Orang Miskin Sulit Penuhi Kebutuhan Pangan

Minggu, 03 Maret 2013, 15:56 WIB
Komentar : 0
Republika
Pendataan Warga Miskin (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan mayoritas penduduk miskin di Indonesia sulit memenuhi kebutuhan pangan. Saat ini terdapat 28,59 juta penduduk miskin di Indonesia.

Menurut Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kemensos Hartono Laras, dari total penduduk miskin yang ada saat ini sebanyak 18,08 juta jiwa berada di pedesaan dan 10,51 juta jiwa berada di perkotaan. "73,5 persennya tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan akan pangan," ujar Hartono dihubungi Ahad (3/3).

Menurutnya, terdapat dua program Kemensos untuk menanggulangi kemiskinan yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kelompok Usaha Bersama (Kube).  Kemensos melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kube, kata Hartono, memberikan bantuan tunai bersyarat kepada penduduk miskin.

"Tahun ini target PKH sebanyak 2,4 juta rumah tangga sasaran dan 12 ribu Kube" ujar Hartono. Selain itu, ia menuturkan, Kemensos melalui program bedah kampung merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi penduduk miskin.

Permasalahan yang dihadapi penduduk miskin yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan, ungkap Hartono, dapat berujung pada buruknya gizi anak-anak mereka. Karena itu, ia menyarankan agar penduduk miskin memanfaatkan PKH berupa bantuan tunai bersyarat untuk ibu yang memiliki balita atau anak usia sekolah SD-SLTP.

"Bantuan tunai bersyarat PKH bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan akses kesehatan dan pendidikan," kata Hartono.

Untuk program Kube, lanjut Hartono, 1 Kube yang terdiri dari 10 kepala keluarga mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp 20 juta. "Bantuan KUBE disertai pendampingan. Sedangkan untuk RTLH 1 unit rumah diberikan bantuan sebesar Rp 10 juta," terangnya.

Hartono menambahkan bantuan tunai bersyarat PKH untuk ibu yang memiliki balita atau anak usia sekolah SD-SLTP bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan akses kesehatan untuk perbaikan gizi.

Reporter : Fenny Melisa
Redaktur : Nidia Zuraya
2.002 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya, lunturlah dosa-dosanya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

FUI Dukung Pembubaran Densus 88 Antiteror Polri

Candi Ngempon Terancam Terkubur Lagi