REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mendukung usulan Islamic Book Fair (IBF) digelar di berbagai daerah. Menurutnya tidak semua masyarakat bisa mengakses buku seperti halnya warga ibu kota.
"Seperti kampung halaman saya di Lampung. Tidak mudah dapat buku di sana," ungkapnya usai pembukaan IBF 2013 di Istora Senayan Jakarta, Jumat (1/3).
Zulkifli mengharapkan dengan buku masyarakat bisa tercerahkan, bahkan menjadi basis sosial yang unggul. "Kita harus mendorong pameran buku seperti ini. Ini seperti menghilangkan dahaga pengetahuan," ujar zulkifli yang memborong dua buku anak-anak di salah satu stand.
Mengenai penggunaan pohon untuk kertas buku, Zulkifli menjamin tak menjadi masalah. Menteri dari PAN tersebut mengungkapkan untuk kertas, hutan Indonesia bisa diandalkan.
"Setiap empat hari tumbuh pohon yang baru jadi tidak masalah. Yang ditebang kita tanam pohon baru. Lagi pula sekarang era e-book," terangnya.
Zulkifli berharap gelaran IBF 2013 ini dapat merangsang minat baca masyarakat hingga menjadi budaya.
IBF 2013 akan digelar selama 10 hari mulai tanggal 1-10 Maret 2013 di Istora Senayan Jakarta. Terdapat 367 stan buku dan pakaian Muslim dari 167 perusahaan.
Pameran yang mengambil tema "Menuju Umat Berkarakter Qurani" ini bertujuan menjadi tempat wisata buku Islam terbesar dan terlengkap di Indonesia.
n