Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Harlem Shake Goyang KPK

Rabu, 27 Februari 2013, 09:49 WIB
Komentar : 0
Youtube
Harlem Shake

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harlem Shake mulai menjamur di mana-mana mengikuti kesuksesan Gangnam Style, termasuk di Indonesia. Bahkan goyang acak itu ikut menggoyang kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ini bisa terlihat dari video di jejaring Youtube dengan judul 'Harlem Shake Pressroom KPK' yang diunggah pada Selasa (26/2) lalu. Video dengan durasi selama 30 detik ini melibatkan para wartawan yang kerap meliput kasus-kasus korupsi di KPK. 

"Semua yang terlibat dalam video ini, wartawan dari berbagai media yang ngepos di KPK. Kalau kantor media sudah ada juga yang membuatnya, tapi ini pertama kalinya pos liputan seperti KPK membuat video Harlem Shake seperti ini," kata Diamanty, wartawan yang menjadi penggagas video tersebut di KPK, Rabu (27/2).

Dalam video tersebut, awalnya terlihat aktivitas keseharian yang terjadi di press room KPK. Ada wartawan yang sibuk mengetik berita sampai ada yang sedang main Playstation yang memang disediakan.

Kemudian pada 15 detik terakhir, kondisinya langsung 'menggila'. Tidak ada lagi yang sibuk mengetik berita. Yang ada, setiap orang membuat gayanya sendiri-sendiri. 

Ada yang membawa galon air, ada yang joget sambil bawa payung dan raket listrik, main pedang-pedangan pakai payung sampai bergaya ala kuntilanak dengan rambut menutupi wajah.

Apresiasi masyarakat terhadap video ini juga cukup tinggi. Hingga berita ini diturunkan, sedikitnya sudah ada 791 orang yang telah menontonnya. Video ini juga sudah dikomentari sebanyak 17 komentar.

Misalnya Randy Tri Kurniawan yang mengomentari video ini yang mengatakan para wartawan sudah stres karena banyaknya koruptor yang ditangkap KPK. 

Bahkan Arawae mengusulkan agar edisi selanjutnya untuk turut serta mengajak juru bicara (Jubir) KPK, Johan Budi SP atau salah satu penasihat KPK, Abdullah Hehamahua.

"Kita sudah menyiapkan edisi video Harlem Shake selanjutnya. Tentu juga akan mengikutsertakan jubir dan bahkan pimpinan KPK. Tunggu saja video kami selanjutnya," ujar wartawati yang akrab disapa Dea ini.

Lihat video klik disini.
Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Mansyur Faqih
10.787 reads
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...