Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

UGM, ITB, UI Terus Populer di Asia

Sabtu, 23 Februari 2013, 20:26 WIB
Komentar : 0
ugm.ac.id
UGM

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta -- Kampus Indonesia kembali mencatatkan prestasi. Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Indonesia (UI) masuk ke dalam jajaran 100 kampus paling populer di Asia versi Webometrics periode Februari 2013.

UGM berada di peringkat 70. Ini menjadikan universitas negeri tertua di Indonesia tersebut berada di posisi paling tinggi di antara semua kampus di Indonesia. Sementara ITB menempati rangking 81 dan UI di posisi 95.

Webometrics juga memasukkan tujuh perguruan tinggi Indonesia lainnya dalam Top 200 Asia. Universitas swasta Gunadarma berhasil merebut posisi 112. 

Hasil ini sekaliguus menjadikannya satu-satunya universitas swasta di Indonesia yang berhasil masuk ke dalam peringkat bergengsi Webometrics.

Beberapa perguruan tinggi lain yang juga masuk ke dalam Top 200 Asia yaitu, Unbraw (131), Undip (152), IPB (166), ITS (168), Unpad (170), dan Unair (194).

Adapun lima besar peringkat perguruan tinggi Asia ditempati National Taiwan University, University of Tokyo, Kyoto University, Tsinghua University China, dan University of Hong Kong.

Webometrics melakukan pemeringkatan terhadap dari 20 ribu perguruan tinggi dari 200 negara. Sebanyak 356 di antaranya adalah perguruan tinggi di Indonesia.

Lembaga pemeringkat yang berbasis di Spanyol ini, menggunakan empat parameter penilaian. Yaitu presence, impact, openness, dan excellence.

Redaktur : Mansyur Faqih
Sumber : Antara
9.834 reads
Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda