Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hasyim Muzadi: Luthfi, Jangan Bawa-bawa Nama Islam!

Selasa, 19 Februari 2013, 20:14 WIB
Komentar : 0
Hasyim Muzadi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasyim Muzadi yang pernah terjun ke politik sangat menyayangkan kasus korupsi yang melilit politisi muslim yang mengusung partai Islam. Khususnya kasus korupsi yang menyeret mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq.

Hasyim mengatakan seharusnya lebih gentle jika memang dirinya terbukti bersalah. Menurut Hasyim, tidak seharusnya Luthfi ketika terlibat suatu kesalahan membawa-bawa nama Islam.

"Oke saya salah. Jangan menyalahkan Islam. Saya memang salah dan saya akan menanggung semua kesalahan saya, begitu. Tapi, kok ngomongnya 'ini ada serangan terhadap Islam," kata Hasyim sambil mengacungkan jempolnya di Jakarta, Selasa (19/2).

Hasyim mengungkapkan yang terberat dari sebuah partai Islam adalah membuktikan diri bahwa mereka memang sesuci dan sebersih Islam yang mereka usung. Hal itulah yang dipesankan Hasyim kepada Hidayat Nur Wahid ketika akan mendirikan PKS sewaktu ia masih aktif di partai. 

"Waktu itu saya ketua PPP Jawa Timur. Karena sama-sama Gontor, saya pesankan kepadanya (HNW) soal itu," ungkap Hasyim.

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : Citra Listya Rini
4.720 reads
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...