Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

SBY Pernah Jadi Bawahan Alm Feisal Tanjung 10 Tahun

Senin, 18 Februari 2013, 23:00 WIB
Komentar : 0
Haji Abror Rizki/Rumgapres
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melayat ke rumah duka mantan panglima ABRI Jenderal (Purn) Feisal Tanjung. Ia mengenang sosok Feisal sebagai sosok yang memiliki jasa, perjuangan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. 

Tetapi, ada cerita lain yang dikenang SBY. Ternyata di masa lalu, SBY pernah menjadi bawahan Feisal. "Saya adalah salah satu junior beliau. Lebih dari 10 tahun saya mengemban tugas di bawah kepemimpinan beliau," katanya, Senin (18/2). 

Lamanya bersama dalam tugas, SBY pun tahu persis sosok mantan komandannya di lapangan. Menurutnya, Feisal betul-betul ingin memajukan TNI, melakukan modernisasi dan pembaruan baik menyangkut doktrin, pendidikan, pelatihan, operasi, dan sisi-sisi yang berkaitan dengan profesionalisme dan postur tentara yang modern. 

Ia mengatakan Feisal dibesarkan di baret merah hingga akhirnya memimpin TNI. Menurutnya, Feisal kenyang dengan medan pertempuran maupun tugas pembinaan. 

"Yang kami sangat ingat beliau membesarkan, mendidik, dan mendorong perwira junior untuk tumbuh berkembang, menjadi perwira profesional, memiliki kinerja dan prestasi yang baik. Itu yang kami kenang selaku junior beliau," katanya.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Djibril Muhammad
2.090 reads
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda