Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tanri Abeng: Almarhum Feisal Tanjung Jago dan Profesional

Senin, 18 Februari 2013, 12:53 WIB
Komentar : 0
oldApp
Jenderal (Purn) Feisal Tanjung

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Mantan panglima ABRI Jenderal (Purn) Feisal Tanjung yang wafat pada Senin (18/2) pukul 06.26 WIB di Rumah Sakit Siloam menyisakan duka di kalangan keluarga besar TNI.

Rekan-rekan kerja almarhum ketika menjabat sebagai Panglima ABRI pada masa reformasi pun merasakan hal yang sama. 

Diantara rekannya yang hadir adalah mantan Menteri Negara Pendayagunaan BUMN pada Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet Reformasi Pembangunan, Tanri Abeng.

"Orangnya adalah orang yang disiplin dan loyal," ungkap Tanri.

Tanri Abeng yang bersama dengan almarhum di kabinet Presiden BJ Habibi menyatakan, sosok almarhum sangat memahami organisasi dan disiplin.

Menurut Tanri, tidak ada masalah yang tidak terselesaikan di masanya. Hal itu sebagai bukti almarhum menguasai aspek manajemen yang profesional.

Almarhum dinilai mampu menangani permasalahan tidak hanya sebagai menteri pertahanan keamanan. Akan tetapi, masalah-masalah sosial ekonomi pun mampu diselesaikannya. "Jadi beliau tidak hanya menguasai masalah pertahanan keamanan, tapi juga masalah-masalah sosial ekonomi. Berarti kan jago," jelasnya.

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
1.792 reads
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda