Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Konpers di Pesawat, SBY Sampaikan Soal SMS

Kamis, 07 Februari 2013, 16:02 WIB
Komentar : 0
antara
sby

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar konferensi pers di dalam pesawat ketika akan mendarat di bandara Halim Perdanakusumah pukul 14.00 WIB, Kamis (7/2). Dalam konferensinya, ia menjelaskan beberapa hal yang menjadi tugasnya di luar negeri, yakni kunjungan ke empat negara baik pertemuan bilateral maupun multilateral.

Presiden juga membahas tentang isu partai demokrat. Hal ini dijelaskan juru bicara presiden Julian Aldrin Pasha. "Di pesawat tadi bapak presiden telah menyampaikan hasil dari kunjungan dari masing-masing negara, Liberia, Nigeria, Arab Saudi, dan Mesir, termasuk hasil dari pertemuan bilateral dan multilateral yang memang diselenggarakan dalam kunjungan kerja presiden kali ini," katanya, Kamis.

Di samping itu, lanjutnya, memang ada satu hal terkait dengan pesan singkat (SMS) yang beredar di media massa. "Itu sesungguhnya disampaikan oleh presiden pada kader Partai Demokrat," katanya.

Ia mengatakan SMS yang beredar di masyarakat memang berasal dari SBY dalam kapasitasnya sebagai ketua dewan pembina PD. Tetapi seharusnya hal tersebut menjadi konsumsi internal partai. "Itu ditujukan kepada intern partai di jajaran partai demokrat. Kalau beredar, sesungguhnya itu dilihat sebagai suatu imbauan dari Pak SBY kepada kader untuk keselamatan dan kebaikan partai demokrat," katanya.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Dewi Mardiani
2.609 reads
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...