Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Dibebaskan BNN, Wanda Santuni Anak Yatim

Jumat, 01 Februari 2013, 18:23 WIB
Komentar : 0
Anggota DPRD DKI, Wanda Hamidah melambaikan tangan kepada wartawan usai dinyatakan bebas oleh Badan Narkotika Nasional, Jakarta Timur, Rabu (30/1). (Republika/Agung Fatma Putra)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota DPRD DKI Jakarta, Wanda Hamida memberikan santunan kepada 200 anak yatim, Jumat (1/2). Ini menyusul keputusan bebas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dari kasus narkotika di kediaman artis Raffi Ahmad.

Pemberian santunan tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur karena telah dibebaskan dari perkara yang menjeratnya.  

"Saya hanya ingin instropeksi diri. Mungkin musibah itu datang ada sebabnya. Itu cobaan, sentilan dari Allah SWT yang luar biasa, cukup berat," katanya di Jakarta, Jumat (1/2).

Ia mengaku akan lebih berinstropeksi diri. Juga lebih berhati-hati setelah kasus yang menimpanya. 

Selama ditahan ia sudah bernadzar untuk bertemu dengan anak yatim setelah ia dibebaskan. 

"Sejak ujian terjadi saya sudah bernadzar setelah saya keluar dari tempat ini saya akan langsung bertemu dengan orang tua, anak-anak, keluarga besar. Juga bertemu anak-anak yatim piatu untuk minta doa," kata anggota Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Sebelumnya, Wanda ikut terjaring operasi narkotika yang dilakukan BNN di kediaman Raffi. Namun, karena dinyatakan terbukti tidak mengkonsumsi narkotika, Wanda pun dibebaskan.

Reporter : Dessy Suciati Saputri
Redaktur : Mansyur Faqih
1.179 reads
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda