Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Stasiun TV Tunggu Penetapan Status Raffi Ahmad

Rabu, 30 Januari 2013, 18:37 WIB
Komentar : 0
Raffi Ahmad saat ditahan di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Selasa (29/1). (Republika/Muda Saleh)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Belum ditetapkannya status Raffi Ahmad oleh Badan Narkotika Nasional mulai membuat bingung stasiun televisi yang telah mengontrak Raffi Ahmad. Salah satunya Trans TV.

Raffi sedianya akan memandu satu program talk show baru Trans TV berjudul "Chit Chat Chuz". Di program itu, Raffi diduetkan bersama sahabatnya, Olga Syahputra.

"Tayangnya mulai 31 Januari tiap Kamis dan Jumat pukul 20.00 WIB," terang A. Hadiansyah Lubis, Head Of Marketing Public Relations Trans TV, dalam acara peluncuran program baru Trans TV, Rabu (30/1) di Gedung Trans TV, Jakarta.

Sambil menunggu penetapan status Raffi, Trans TV, lanjut Hadi, tetap menayangkan program tersebut karena hingga kini sudah ada 12 episode yang direkam (tapping) sebelumnya.

"Sampai saat ini kita tetap tayangkan program ini mulai besok, sambil menunggu proses selanjutnya, ketetapan hukum ataupun lainnya," jelas Hadi.

Kalaupun penetapan status dari Raffi nantinya tidak sesuai yang diharapkan, Trans TV akan mencari pengganti Raffi.

"Kita masih tunggu proses, kalaupun nanti diganti kita akan pilih yang 'nyambung' dengan Olga. Tapi sampai saat ini kita belum mencari kandidat siapapun. Semoga sesuatunya berjalan lancar untuk Raffi," tutur Hadi.

Senada dengan Hadi, Olga tidak berharap rekannya itu diganti.

"Saya sih berharap tidak ada pengganti Raffi. Tapi kalau nanti saya dipasangkan sama siapapun, saya usahakan dan berusaha bisa dan berlanjut lama," kata Olga.

Chat Chit Chuz merupakan variety talkshow yang menampilkan bintang tamu dari berbagai macam kalangan, baik artis ataupun narasumber dari kalangan profesional.

Redaktur : Hazliansyah
2.625 reads
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...