Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Dibuat Kesal Oknum Nakal Rusun Marunda, Ahok Naik Pitam

Selasa, 29 Januari 2013, 13:49 WIB
Komentar : 1
Republika/Adhi W
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

REPUBLIKA.CO.ID, BALAI KOTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mencopot jabatan oknum UPT Perumahan. Pencopotan tersebut dilakukan terkait adanya dugaan penyalahgunaan Rumah Susun (Rusun) Marunda, Jakarta Utara.

"Mesti keluar dari Dinas Perumahan," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (29/1).

Ahok mengatakan rusun yang pembangunannya juga melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tersebut terdapat oknum yang sengaja mempersulit masyarakat yang ingin masuk menjadi penghuni rusun.

"Orang miskin malah ditolak," ujar Ahok naik pitam melihat ulah nakal oknum Rusun Marunda.

Menurut dia, masyarakat yang terpinggirkan sekitar Rusun Marunda justru harus diberi tempat tinggal dan pekerjaan, bukan orang luar. Disampaikan Ahok, jika masyarakat miskin tersebut menempati Rusun Marunda maka pemukiman kumuh akan hilang.

Wacana pencopotan jabatan oknum UPT Perumahan yang digagas Ahok mendapat dukungan dari mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Priyanto. "Setiap pelanggaran harus segera dilakukan tindakan atau hukuman," kata dia.

Senada dengan Ahok, Priyanto menilai kesalahan yang dilakukan oknum UPT Perumahan tersebut sudah fatal. Sebab, pada Ahad (27/1) pagi saat Ahok meninjau ke Muara Baru, korban banjir diwacanakan akan diberikan kunci agar segera bisa menempati Rusun Marunda.

Kenyataannya wacana tersebut hanyalah sebatas janji semata. Pasalnya, saat Ahok kembali seusai maghrib untuk mengontrol ternyata rakyat masih kleleran belum masuk Rusun Marunda.

Reporter : Rina Tri Handayani
Redaktur : Citra Listya Rini
3.598 reads
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  ridwan Selasa, 29 Januari 2013, 14:05
Babat abis PNS nakal !!!! Biar pada sadar # tetapi segala urusan klo kaga ad duit. Gak berjalan mulus # itulah watak pribumi kita
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...