Thursday, 2 Zulqaidah 1435 / 28 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kemenhan Belajar 'Cyber Security' dari Finlandia

Friday, 18 January 2013, 13:23 WIB
Komentar : 1
Cyber crime
Cyber crime

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia belajar tentang ancaman dunia maya dari delegasi Komisi Luar Negeri Parlemen Finlandia yang tengah berkunjung ke Tanah Air.

"Finlandia dalam bidang cyber security cukup maju dan mereka jauh-jauh datang ke sini hatus kita apresiasi," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Jakarta, Jumat (18/1). 

Menurut Purnomo, banyak hal yang bisa digali dari Finlandia. Selain merupakan negara produsen ponsel, Finlandia juga memiliki industri pertahanan cukup maju. Hanya saja lantaan skalanya tidak terlalu besar maka tidak terlalu populer.

"Kita juga membahas persoalan ancaman bencana lingkungan dan bertukar pikiran untuk kerjasama pertukaran pendidikan prajurit yang akan dikirim sebagai pasukan penjaga perdamaian," ujar Purnomo.

Ia mengklaim, delegasi Finlandia sempat meragukan Indonesia. Yaitu ketika diberi tahu bahwa Indonesia sukses menggelar operasi militer nonperang. Ketika itu, melibatkan puluhan negara dalam penanganan bencana tsunami Aceh pada akhir 2004. 

"Saya katakan gelar pasukan itu adalah yang terbesar di luar perang setelah Perang Dunia kedua dan mereka salut akan hal itu," tegas Purnomo.

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Mansyur Faqih
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar