Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sosiolog: Kekerasan Seksual Anak Kian Meresahkan

Selasa, 15 Januari 2013, 20:29 WIB
Komentar : 0
Pelecehan seksual terhadap anak (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Kekerasan terhadap anak perempuan saat ini dinilai sangat mengkhawatirkan.

"Tindakan pelecehan yang dialami anak itu bukannya hanya dilakukan para remaja, orang dewasa, tetapi juga kakek-kakek," kata Sosiolog Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Badaruddin di Medan, Selasa (15/1).

Semestinya, kata Badaruddin, anak-anak yang tergolong masih kecil dan merupakan calon pemimpin bangsa dan negara harus mendapat perlindungan hukum.

Namun, kenyataan sebaliknya. Justru anak-anak banyak yang mendapat perlakuan tidak terpuji dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Menurutnya hal tersebut sangat keterlaluan dan tidak manusiawi.

"Perbuatan tersebut bukannya hanya pelanggaran hukum pidana, tetapi juga hak asasi manusia (HAM). Seorang anak yang masih dalam pembinaan orang tua harus dilindungi dan bukan pelecehan," ujar Guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU itu.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
797 reads
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda