Minggu, 28 Syawwal 1435 / 24 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Beginilah Situasi Panas Rapat Pleno KPU

Selasa, 08 Januari 2013, 06:03 WIB
Komentar : 0
REPUBLIKA/Tahta Aidila
Komisi Pemilihan umum menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil verifikasi partai politik di Gedung KPU, Jakarta, Senin (7/1/2012) .
Komisi Pemilihan umum menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil verifikasi partai politik di Gedung KPU, Jakarta, Senin (7/1/2012) .

REPUBLIKA.CO.ID, Rapat pleno terbuka KPU berjalan sangat alot selama hampir 12 jam sejak dimulai pada Senin siang (7/1) pukul 13.30 WIB.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua KPU Husni Kamil Manik sempat diskors sebanyak dua kali, pada pukul 17.30 WIB menjelang Maghrib selama dua jam dan Selasa dini hari pukul 00.00 selama 30 menit.

Selain 33 ketua KPU provinsi dan ratusan perwakilan parpol, pleno tersebut dihadiri pula oleh anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan para pengamat atau pemantau pemilu.

Ketegangan sempat berulang kali ketika pihak parpol menyampaikan keberatan mereka terkait hasil verifikasi KPU. Saling teriak dan mengejek antara kubu parpol dan kubu KPU, termasuk anggota KPU daerah, bersahut-sahutan menggema di ruang sidang utama KPU.

Hingga hampir 12 jam rapat pleno berlangsung, parpol yang menjadi peserta Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD pada 2014 masih tak kunjung jelas penetapannya.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : antara
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar