Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sosok Presiden Impian Mahfud MD, Seperti Siapa?

Sabtu, 05 Januari 2013, 08:17 WIB
Komentar : 0
Widodo S. Jusuf/Antara
Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengharapkan adanya sosok presiden seperti Presiden keempat Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan Gus Dur.
"Mudah-mudahan nanti ada presiden yang seperti Gus Dur," katanya pada peringatan Haul Gus Dur Ketiga yang bertajuk "Fakta Lengsernya Gus Dur" di Jakarta, Jumat malam.

Mahfud juga menilai sosok calon presiden untuk pemilu 2014 setidaknya memiliki karakter mirip dengan tokoh Nahdatul Ulama tersebut. "Beliau itu tegas, egaliter, jujur dan tidak mau memanfaatkan posisi untuk mengambil keuntungan pribadi," katanya.

Dia juga mengatakan banyak tokoh yang memiliki sifat dan menerapkan prinsip seperti Gus Dur, namun ia enggan menyebutkannya. "Selain itu, sosok presiden juga harus mencerminkan keberanian, kejujuran dan memiliki kemampuan atau kapabilitas," katanya.

Namun, ketika ditanya mengenai dirinya untuk maju sebagai calon presiden (capres) pada pemilu 2014, Mahfud enggan berkomentar. "Saya punya keberanian dan kejujuran untuk tidak menjawab pertanyaan itu," katanya.

Dia juga meminta agar sistem hukum dan politik segera dibenahi. "Demokrasi itu bagus apabila konstitusinya dijalankan," katanya.


Mahfud mengakui saat ini masih banyak kinerja pemerintahan yang belum sepenuhnya terbuka. "Kita lihat saja, masyarakat juga bisa menilai," katanya.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : antara
2.153 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda