Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Warga membaca Surat Yasin saat ziarah di kuburan massal tsunami di Desa Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu (26/12). (Antara/Ampelsa)

  • Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Sa\'aduddin Djamal dan jajaran Pemerintah Kota serta warga menabur bunga usai berdoa bersama di kuburan massal korban tsunami Ulee Lheu, Banda Aceh, Rabu (26/12). (Antara/Irwansyah Putra)

  • Warga berdoa bersama di kuburan massal korban tsunami Ulee Lheu, Banda Aceh, Rabu (26/12). (Antara/Irwansyah Putra)

  • Ustad Muliadi (kanan) dengan latar belakang spanduk bertuliskan nama-nama jurnalis yang menjadi korban tsunami 26 Desember 2004 itu memberikan tausyiah di hadapan belasan wartawan saat mengenang sewindu tsunami Aceh di Banda Aceh, Rabu (26/12). (Antara/A

  • Sejumlah wartawan berdoa bersama dan membaca surat Yasin untuk mengenang peristiwa delapan tahun bencana alam tsunami 26 Desember 2004, di Banda Aceh, Rabu (26/12). (Antara/Azhari)

In Picture: Peringatan Sewindu Bencana Tsunami di Aceh

Rabu, 26 Desember 2012, 18:14 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,BANDA ACEH -- Memperingati peristiwa delapan tahun bencana alam tsunami, masyarakat warga kota Banda Aceh mendatangi kuburan massal korban tsunami di Ulee Lheu, Banda Aceh, Rabu (26/12).

Selain berziarah, warga juga berzikir dan berdoa di masjid serta mengadakan kenduri bersama anak yatim.

Redaktur : Mohamad Amin Madani
9.306 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda