Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ini Peran Ibu untuk Berantas Korupsi Indonesia

Sabtu, 22 Desember 2012, 06:53 WIB
Komentar : 0
Aktivis mahasiswa melakukan aksi damai memperingati Hari Antikorupsi Sedunia di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (10/12).(Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pusat Pendidikan Wanita Widya, Endang Wardana, mengatakan, kaum ibu harus menjadi motivator positif untuk keluarganya. Misalnya, terkait kasus korupsi, kaum ibu di lingkungan pegawai negara harus mendorong agar suaminya tidak melakukan korupsi. "Ibu harus bisa memberikan pengaruh postifnya bagi seluruh keluarganya," ujarnya.

Endang mendorong agar perempuan lebih mandiri dari posisinya saat ini. Perempuan yang mandiri, kata dia, akan terhindar dari pelecehan kaum laki-laki. 

Kasus Bupati Garut Aceng HM Fikri yang menikahi perempuan remaja di bawah 20 tahun, menjadi contoh terjadinya pelecehan terhadap perempuan. Karena itu, dia meminta kaum ibu untuk vokal dalam melawan segala ketidakadilan.

Di luar masalah pemberdayaan kaum hawa ini, ada juga ancaman serius terhadap kesehatan perempuan di Indonesia. Dia merujuk angka kematian ibu yang masih tinggi di Indonesia

Reporter : Fenny Melisa/Gita Amanda
Redaktur : Abdullah Sammy
2.147 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda