Kamis, 27 Ramadhan 1435 / 24 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

JK AJak Generasi Muda Gemar Donor Darah

Jumat, 14 Desember 2012, 20:18 WIB
Komentar : 0
Antara/Puspa Perwitasari
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, menyematkan cincin emas secara simbolis kepada pendonor darah sukarela di Jakarta, Kamis (13/12) malam.
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, menyematkan cincin emas secara simbolis kepada pendonor darah sukarela di Jakarta, Kamis (13/12) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengajak agar generasi muda gemar donor darah.

Terlebih lagi kebutuhan darah terus mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk.

“Generasi umur 20-an diharapkan bisa menjadi bagian donor darah nasional,” katanya saat memberikan sambutan di acara penganugerahan Satyalencana Kebaktian Sosial Para Pendonor Darah Sukarela 100 Kali Tahun 2012 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Jakarta Convention Center, Jumat (14/12).

Ia mengatakan dengan jumlah penduduk Indonesia mencapai 240 juta orang, PMI sedikitnya memerlukan 4,5 juta kantong darah untuk mengantisipasi kebutuhan transfusi darah.

Walau demikian, saat ini PMI merasakan adanya peningkatan dari masyarakat untuk ikut serta mendonorkan darahnya.

Tercatat, pada 2009 jumlah pendonor sukarela mencapai 1.444.398 orang. Tahun berikutnya mengalami peningkatan hingga 1.758.570 orang. Peningkatan terus terjadi hingga tahun 2011 mencapai 1.902.702 orang.

Tak hanya jumlah pendonor sukarela yang bertambah, peningkatan ini juga terlihat dari jumlah penghargaan Satyalencana yang diberikan pemerintah.

Jika pada tahun 2012, pemerintah bersama PMI memberikan anugerah Satyalencana pada sekitar 1300-an pendonor darah, maka pada 2012 ini diberikan kepada 1.402 pendonor darah sukarela yang telah memberikan darahnya sebanyak minimal 100 kali. “Setiap tahun meningkat minat dan sumbangan masyarakat pada sesama manusia,” kata JK.



Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Chairul Akhmad
Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. ((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...